Bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana, publikasi di jurnal terindeks SINTA sering menjadi syarat wajib untuk kenaikan jabatan fungsional, kelulusan, hingga pengajuan hibah penelitian. Namun tidak sedikit yang masih bingung membedakan tingkatan SINTA 1 hingga SINTA 6, serta bagaimana proses akreditasi sebuah jurnal sebenarnya berjalan. Artikel ini merangkum penjelasannya secara ringkas dan akurat berdasarkan sistem evaluasi resmi yang berlaku.
Apa Itu SINTA dan ARJUNA?
SINTA (Science and Technology Index) adalah portal yang menampilkan peringkat jurnal ilmiah nasional berdasarkan hasil penilaian sistem ARJUNA (Akreditasi Jurnal Nasional) milik Kementerian Pendidikan. ARJUNA menilai kualitas tata kelola, konsistensi terbit, kualitas artikel, dan dampak sitasi sebuah jurnal, lalu memberikan skor akreditasi yang menentukan peringkat SINTA jurnal tersebut.
Penjelasan Tingkatan SINTA 1 sampai SINTA 6
Berikut rentang skor akreditasi resmi yang membedakan setiap tingkatan:
SINTA 1 — skor akreditasi 85 sampai 100. Merupakan jurnal dengan kualitas dan pengaruh ilmiah tertinggi, umumnya sudah terindeks di basis data internasional bereputasi seperti Scopus.
SINTA 2 — skor 70 hingga di bawah 85. Kualitas sangat baik dengan pengaruh signifikan di bidang keilmuannya, sering menjadi target realistis bagi jurnal universitas yang sudah mapan.
SINTA 3 — skor 60 hingga di bawah 70. Kualitas baik dengan kontribusi ilmiah yang solid, biasanya jurnal fakultas atau program studi yang tata kelolanya sudah tertib.
SINTA 4 — skor 50 hingga di bawah 60. Sudah diakui secara nasional namun masih memerlukan peningkatan pada aspek tertentu, misalnya konsistensi jadwal terbit atau kualitas mitra bestari.
SINTA 5 — skor 40 hingga di bawah 50. Jurnal dalam tahap pengembangan yang telah melewati evaluasi awal namun masih perlu banyak pembenahan tata kelola.
SINTA 6 — skor 30 hingga di bawah 40. Tingkatan awal bagi jurnal yang baru pertama kali lolos evaluasi kelengkapan standar akreditasi.
Langkah-Langkah Mempublikasikan Naskah di Jurnal Terindeks SINTA
Pertama, pilih jurnal yang sesuai bidang keilmuan naskah Anda dan cek peringkat SINTA-nya di sinta.kemdikbud.go.id agar ekspektasi kredit poin sesuai kebutuhan (misalnya untuk angka kredit jabatan fungsional dosen). Kedua, siapkan naskah sesuai template (author guidelines) jurnal tujuan — kesalahan format adalah alasan penolakan paling umum pada tahap desk review. Ketiga, submit melalui OJS (Open Journal System) jurnal tersebut dan lengkapi metadata, abstrak, serta kata kunci dengan cermat. Keempat, lalui proses review yang umumnya melibatkan mitra bestari (peer reviewer) dan siap melakukan revisi sesuai catatan editor. Kelima, setelah diterima, pastikan artikel mendapat DOI (Digital Object Identifier) agar dapat disitasi dan terlacak dengan baik.
Tips Meningkatkan Peluang Naskah Diterima
Editor jurnal umumnya mencari naskah dengan kebaruan (novelty) yang jelas, metodologi yang transparan, dan sitasi dari sumber-sumber terkini. Hindari plagiarisme dengan memeriksa similarity index menggunakan Turnitin atau alat sejenis sebelum submit, serta pastikan daftar pustaka mengikuti gaya sitasi yang diminta (APA, IEEE, Vancouver, dan sebagainya) secara konsisten dari awal hingga akhir naskah.
Bagi Pengelola Jurnal: Cara Menaikkan Peringkat Akreditasi
Selain penulis, pengelola (redaksi) jurnal juga berkepentingan menaikkan skor ARJUNA jurnalnya. Faktor yang paling berpengaruh antara lain konsistensi jadwal terbit tanpa keterlambatan, keragaman afiliasi penulis (tidak didominasi satu institusi), kualitas dan responsivitas mitra bestari, kelengkapan metadata di OJS, serta jumlah sitasi artikel yang terindeks di Google Scholar maupun Scopus. Pengelolaan jurnal yang rapi dan konsisten selama beberapa periode terbit umumnya menjadi kunci kenaikan dari SINTA 4-6 menuju SINTA 2-3.
Kesimpulan
Memahami sistem skor ARJUNA dan tingkatan SINTA membantu penulis menetapkan target jurnal yang realistis, sekaligus membantu pengelola jurnal merancang strategi peningkatan akreditasi. Baik Anda seorang dosen yang mengejar syarat angka kredit maupun pengelola jurnal yang ingin naik peringkat, pendampingan dari pihak yang berpengalaman dapat mempercepat proses dan meminimalkan revisi berulang.